Rabu, 11 Juni 2014
Jumat, 06 Juni 2014
Jumat, 16 Mei 2014
Formasi Permainan sepak bola
Permainan sepak bola adalah permainan beregu yang mempunyai tujuan yang sama yaitu kemenangan . oleh karena itu pemain harus mengerti dan paham sistem-sistem yang dipakai dalam permainan sepak bola berupa formasi dan strategi yang dirancang oleh pelatih.
Formasi dalam sepak bola adalah penempatan, ruang gerak dan pembagian tugas setiap pemain tehadap posisi yang ditempatinya.
Beberapa formasi yang sering dipakai dalam permainan sepak bola diantara nya 3-5-2, 4-4-2, 4-3-3, dan 5-3-2.
a. Formasi 3-5-2
1) Kekuatan formasi 3-5-2
1. Saat menyerang banyak pemain terlibat (5 hingga 6 pemain) sehingga memudahkan penyerangan
2. Saat bertahan banyak pemain terlibat sehingga sektor pertahanan terjaga
3. Serangan lawan bisa dipatahkan pada sector tengah karena pemain banyak ditengah sehingga lawan jarang memasuki sektor pertahanan kita.
2) Kelemahan formasi 3-5-2
1. Pemain tengah diwajibkan disiplin untuk membantu pertahanan. Untuk itu diperlukan stamina yang kuat.
2. Formasi ini akan menyebabkan banyak permainan pendek dari kaki ke kaki, resikonya apabila lawan berhasil mencuri bola, pemain kurang siap menggalang pertahanan.
3. Bagan sayap pertahanan sangat rawan karena hanya menyisakan 3 pemain belakang.
b. Formasi 4-4-2
1) Kekuatan formasi 4-4-2
1. Bek sayap lebih leluasa membantu penyerangan
2. Permainan sayap lebih hidup
3. Lapangan tengah dan belakang selalu balance
4. Denga pergerakan yang teratur dan rapi, jarak lari sangat berkurang sehinga menghemat tenaga
2) Kelemahan formasi 4-4-2
1. Penjagaan pemain yang tidak selalu sama sering membingungkan pemain
2. Susunan pemain tengah dan belakang yang sejajar cenderung mudah ditembus dengan kombinasi one-two ataupun terobosan
c. Formasi 4-4-3
1) Kekuatan formasi 4-4-3
1. Permainan cenderung offensive atau menyerang
2. Tersedia paling sedikit 1 orang penyerang di depan gawang lawan
3. Pertahanan tidak terabaikan walaupun system ini tergolong sangat offensive
2) Kelemahan formasi 4-4-3
1. Pemain sayap hanya bisa efektif apabila bek sayap mampu dan rajin membantu penyerangan
2. Pemain tengah cenderung kewalahan karena harus menjaga lebih banyak pemain
d. Formasi 5-3-2
1) Kekuatan formasi 5-3-1
1. Formasi ini tergolong ultra defensive sehingga pertahanan sulit ditembus
2. Apabila tim yang menerapkan formasi ini memiliki penyerang yang cepat, serangang balik bisa sangat efektif dilakukan
2) Kelemahan formasi 5-3-1
1. Formasi ini hanya digunakan pada situasi tertentu dimana mencetak gol bukan lah menjadi prioritas
2. Menyebabkan tim lawan mengurung pertahanan kita .ini beresiko inggi karena penguasaan bola ada pada pihak musuh
Sumber : Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMA Kelas XII, Drs. Agus mukholid, M.Pd. Yudhistira, 2007
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
Strategi Permainan sepak bola
Pemilihan formasi hanyalah awal dari penyusunan strategi yang jitu. Dalam permainan sepak bola ada 2 strategi yaitu strategi menyerang dan strategi bertahan.
Strategi penyerangan
Beberapa strategi penyerangan dalam sepak bola diantaranya :
1. Strategi menekan lawan (pressing )
Adalah usaha untuk secepat mungkin merebut bola yang hilang didaerah pertahanan lawan . Tujuan itu hanya dapat tercapai apabila :
1) Semua pemain terlibat
2) Pemain agresif menekan lawan
3) Pemain yang membawa bola di tekan oleh beberapa pemain sekaligs
4) Melakukan tekanan hanya jika posisi pemain berdekatan dengan pemain lawan yang membawa bola.
1. Kekuatan strategi pressing
I. Pemain lawan tidak diberi waktu untuk mengatur serangan lawan
II. Jarak lari lebih pendek dari pada daripada harus kembali keposisi awal formasi
III. Sangat efektif dilakukn oleh tim yang memiliki penyerang yang agresif dan cepat, dan saat melawan tim leman.
2. Kelemahan strategi pressing
I. Penyerang terkuras tenaganya karena harus terus aktif saat menyerang maupun bertahan
II. Pertahanan rapuh jika lawan berhasil melakukan serangan balik yang membahayakan
III. Jika pemain bisa lolos dari pressing yang kita lakukan maka akan beresiko terhadap pertahanan sendiri.
2). Strategi menunda tekanan (fall back)
Strategi ini menginstruksikan setiap pemain untuk tidak menekan lawan hingga garis tengah lapangan. Begitu bola dikuasai lawan, pemain berlari kembali ke daerah pertahanan dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik
1. Kekuatan strategi fall back
I. Formasi pertahanan tersusun rapi
II. Serangan balik lawan dapat dapat diredam , relatif lebih mudah
III. Saat bola berhasil dikuasai kembali , serangan dapat diatur dengan baik dan terencana
IV. Sangat efektif melawan tim ang lebih kuat
2. Kelemahan Strategi fall back
I. Lawan bisa dengan tenang mengatur serangan
II. Lawan bisa mengatur tempo permainan
III. Kesalahan pemain belakang lawan didalam mengontrol dan mengumpan bola cenderung tidak dihukum, karena tidak adanya tekanan .
Strategi pertahanan
Pertahanan bertujuan untuk merampas bola dan membersihkan bola dari daerah berbahaya sehingga tidak kemasukan gol. Berdasarkan cara melakukanya, pertahanan dapat dibedakan menjadi :
1). Satu lawan satu (man to man marking)
Sistem penjagaan ini menempatkan setiap pemain untuk menjaga satu pemain lawan. Agar takik ini sukses , pemain dituntut memiliki stamina yang prima, dan kedisiplina yang tingi dalam menjaga lawan.
1. Kekuatan pertahanan man to man marking
I. Pembagian tugas jelas
II. Pemain dapat berkonsentrasi pada satu pemain.
III. Pemain lawan yang lemah dapat dilewati dengan relatif mudah
2. Kelemahan pertahanan man to man marking
I. Tempo permainan dikendalikan lawan. Saat bola dikuasai lawan , otomatis tim yang bertahan harus mengikuti tempo yang dikendalikan lawan
II. Apabila lawan lebih tangguh dengan system penjagaan satu lawan satu , pertahanan akan lebih rapuh.
2). Pertahanan daerah (space covering)
Adalah setiap pemain bertugas menjaga pemain lawan yang sedang berada didaerahnya
1. Kekuatan pertahanan daerah
I. Space covering menawarkan efektivitas didalam pergerakan saat menjaga lawan ,dengan demikian energy tidak terkuras
II. Pertahanan lebih seimbang , penjagaan system ini lebih menonjolkan kolektivitas dari pada peran individu pemain
III. Saa bola berhasil dikuasai kembali posisi setiap pemain seimbang dan teratur.
2. Kelemahan pertahanan daerah
I. Saat serangan tiba-tiba berubah dari sayap kanan ke kiridapat menyebabkan pertahanan kewalahan
II. Lawan yang sering berubah menyebabkan pemain bertahan kesulitan mempelajari cara bermain lawan
III. Tidak langsung menghalangi lawan saat kehilangan bola, karena haus kembali ke daerah yang ditinggalnya saat melancarkan serangan.
Sumber : Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMA Kelas XII, Drs. Agus mukholid, M.Pd. Yudhistira, 2007 ( http://gurupenjaskesrek.blogspot.com/ )Syamsul Hadi Tamara
Guru Penjas: Strategi Permainan sepak bola
Guru Penjas: Strategi Permainan sepak bola: Pemilihan formasi hanyalah awal dari penyusunan strategi yang jitu. Dalam permainan sepak bola ada 2 strategi yaitu strategi menyerang dan...
Minggu, 20 April 2014
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Tugas dan Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Tugas dan Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin: a. Tugas Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Tidak semua kepala sekolah mengerti maksud kepemimpinan, kualitas serta fungsi-fungsi yang haru...
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Proses Pengusulan Calon Kepala Sekolah
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Proses Pengusulan Calon Kepala Sekolah: Rekruitmen Kepala Sekolah Dituntut Profesional Kategori : LPPKS News Oleh : administrator Ditulis : Rabu, 30 Mei 2012 Hits : 22...
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Penyiapan Calon Kepala Sekolah
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Penyiapan Calon Kepala Sekolah: Penyiapan Calon Kepala Sekolah Melalui Rektrukmen Dan Seleksi Salah Satu Solusi Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Di Indonesia Oton...
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Korpri akan Diganti Aparatur Sipil Negara | Invest...
SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN : Korpri akan Diganti Aparatur Sipil Negara | Invest...: Korpri akan Diganti Aparatur Sipil Negara | Investor Daily
Selasa, 01 April 2014
Rabu, 26 Maret 2014
No
Nama
Kabinet
Dari
Sampai
Keterangan
1
Ki Hadjar Dewantara
Presidensial
19 Agustus1945
14 November 1945
bernama Menteri Pengajaran
2
Todung Sutan Gunung Mulia
Sjahrir I
14 November1945
12 Maret 1946
3
Muhammad Sjafei
Sjahrir II
12 Maret1946
2 Oktober 1946
4
Soewandi
Sjahrir III
2 Oktober1946
27 Juni1947
5
Ali Sastroamidjojo
Amir Sjarifuddin I
3 Juli 1947
11 November 1947
Amir Sjarifuddin II
11 November1947
29 Januari 1948
Hatta I
29 Januari1948
4 Agustus 1949
bernama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
5
Teuku Mohammad Hasan
Darurat
19 Desember1948
13 Juli 1949
6
Sarmidi Mangunsarkoro
Hatta II
4 Agustus1949
20 Desember 1949
7
Abu Hanifah
RIS
20 Desember1949
6 September 1950
**
Sarmidi Mangunsarkoro
Susanto
20 Desember 1949
21 Januari 1950
Halim
21 Januari1950
6 September 1950
8
Bahder Djohan
Natsir
6 September1950
20 Maret 1951
9
Wongsonegoro
Sukiman-Suwirjo
27 April1951
3 April 1952
10
Bahder Djohan
Wilopo
3 April1952
30 Juli 1953
11
Mohammad Yamin
Ali Sastroamidjojo I
30 Juli1953
12 Agustus 1955
12
R.M. Suwandi
Burhanuddin Harahap
12 Agustus1955
24 Maret 1956
bernama Menteri Pengajaran, Pendidikan dan Kebudayaan
13
Sarino Mangunpranoto
Ali Sastroamidjojo II
24 Maret1956
14 Maret 1957
bernama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
12
Prijono
Djuanda
9 April1957
10 Juli 1959
Kerja I
10 Juli1959
18 Februari 1960
bernama Menteri Muda Pendidikan dan Kebudayaan
Kerja II
18 Februari1960
6 Maret 1962
bernama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Kerja III
6 Maret1962
13 Desember 1963
Kerja IV
13 Desember1963
27 Agustus 1964
Kabinet Dwikora I
27 Agustus1964
28 Maret1966
**
Sarino Mangunpranoto
Kabinet Dwikora II
28 Maret1966
25 Juli1966
Kabinet Ampera I
25 Juli1966
11 Oktober1967
14
Sanusi Hardjadinata
Kabinet Ampera II
11 Oktober1967
6 Juni1968
15
Mashuri Saleh
Pembangunan I
6 Juni1968
28 Maret1973
16
Sumantri Brodjonegoro
Pembangunan II
28 Maret1973
18 Desember1973[1]
17
Syarief Thayeb
Pembangunan II
22 Januari1974
29 Maret1978
18
Daoed Joesoef
Pembangunan III
29 Maret1978
19 Maret1983
19
Nugroho Notosusanto
Pembangunan IV
19 Maret1983
3 Juni1985
19
Fuad Hassan
Pembangunan IV
30 Juli1985
21 Maret1988
Pembangunan V
21 Maret1988
17 Maret1993
20
Wardiman Djojonegoro
Pembangunan VI
17 Maret1993
16 Maret1998
21
Wiranto Arismunandar
Pembangunan VII
16 Maret1998
21 Mei1998
22
Juwono Soedarsono
Kabinet Reformasi Pembangunan
23 Mei1998
20 Oktober1999
bernama Menteri Pendidikan Nasional
23
Yahya Muhaimin
Persatuan Nasional
23 Oktober1999
22 Juli2001
24
Abdul Malik Fadjar
Gotong Royong
10 Agustus2001
20 Oktober2004
25
Bambang Sudibyo
Indonesia Bersatu
20 Oktober2004
22 Oktober2009
26
Mohammad Nuh
Indonesia Bersatu II
22 Oktober2009
Sekarang
Sejak tanggal 19 Oktober 2011 berganti nama menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
selengkapnya dengan foto bisa didownload disini
Selasa, 25 Maret 2014
Minggu, 23 Maret 2014
Minggu, 02 Februari 2014
SEJARAH
SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN
I.
Sejarah
Singkat Berdirinya SMAN 1 Tembilahan
SMP Tembilahan berdiri pada tahun
1958 yang berlokasi di Jalan H.Arief Tembilahan. Setelah pelajar SMP tersebut
menamatkan sekolahnya dan akan melanjutkan ke SMA, maka didirikanlah SMA
TEMBILAHAN pada tahun 1962 dengan Kepala Sekolah Bapak Abdullah ( Sekaligus
menjabat Kepala SMP). Kemudian, SMA
Tembilahan tersebut pada bulan
Juli 1965 menjadi SMA DWIKORA yang berlokasi di Sekolah TIONGHOA
( TK Pertiwi ) di Jalan Sutan Syarif Kasim sekarang. Setahun Kemudian yakni
1966, SMA DWIKORA memiliki gedung sendiri di jalan Semampau, dengan jumlah 4
kelas ( sekarang menjadi SDN 02 Tembilahan ). Kemudian, pada tahun 1968 SMA
DWIKORA berganti nama menjadi SMA Negeri 405 Tembilahan. Pada tahun 1972 lokasi
SMAN 405 Tembilahan pindah ke jalan Swarna Bumi dengan jumlah kelas sebanyak 3
lokal dan kepala sekolah saat itu dipimpin oleh Bapak Suparjo. Hal tersebut,
seiring dengan penegrian SMAN 405 Tembilahan dengan SK MENDIKBUD No.0371.0.1978
tertanggal 22 Desember 1978 dengan nama berubah menjadi SMAN 1 TEMBILAHAN. Pada
tahun 1982 berubah lagi namanya menjadi SMUN 1 TEMBILAHAN sesuai dengan SK
MENDIKBUD No. 298.0.1982. Setelah itu, kembali lagi dengan nama SMAN 1
TEMBILAHAN sampai saat ini. Adapun Nomor Pokok Sekolah Nasional ( NPSN ) SMAN 1
TEMBILAHAN yaitu 10402071 dan Nomor Statistik Sekolah ( NSS ) yaitu
301.09.05.04.001.
II.
Temuan
dan Permasalahan
1. Tahun Pelajaran 2011/2012 SMAN 1 Tembilahan melaksanakan Penerimaan
Peserta Didik Baru (P2DB) berdasaarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Indragiri Hilir No.KPTS.153.a/DISDIK/SK/II/2011 tanggal 24 Januari
2011, tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru (P2DB) pada Sekolah
Kategori RSSN, SSN, dan RSBI, di Kabupaten Indragiri Hilir untuk Tahun
Pelajaran 2011/2012. Penerimaan tersebut membuka KELAS UNGGUL dengan SK KEPSEK
No. 044/II/KP/420 tanggal 25 Februari 2011 sebanyak 6 kelas melalui 2 kali
penerimaan. Hal ini dilaksanakan sebelum waktu P2DB berlangsung pada bulan Juni
setiap tahunnya.
2. Dalam perjalanannya, KELAS UNGGUL tersebut BERUBAH NAMA menjadi
SEKOLAH SMA UNGGULAN. Kemudian, berubah nama lagi menjadi SMA 1 INDRA PRAJA
berdasarkan SK Bupati dengan mengambil SMAN 1 TEMBILAHAN menjadi KELAS UNGGUL
dan pada saat itu SMAN 1 TEMBILAHAN tidak menerima kelas REGULER.
3. Seiring keinginan berdirinya SEKOLAH UNGGULAN tersebut, SMAN 1
TEMBILAHAN tidak menerima siswa baru lagi
yaitu semenjak TP 2011/2012. Tetapi mendirikan SMA BARU yaitu SMAN 2
TEMBILAHAN, dengan jumlah siswa hasil seleksi sebanyak 166 orang. Kemudian,
yang mendaftar ulang hanya 135 orang dan dijadikan 4 lokal. Tetapi dalam
perjalanannya, jumlah siswa yang 135 orang tadi semula adalah siswa SMAN 2
TEMBILAHAN kembali menjadi siswa SMAN 1 TEMBILAHAN tepatnya pada September 2011.
4. Tahun Pelajaran 2012/2013 SMAN 1 TEMBILAHAN tidak lagi MENERIMA
PESERTA DIDIK BARU.
5. Sebagai pemenuhan syarat SMAN INDRA PRAJA, maka Dinas Pendidikan Indragiri
Hilir melaksanakan SELEKSI GURU yang dalam PELAKSANAANNYA TIDAK MEMILIKI
KRITERIA pemilihan GURU UNGGUL tersebut. Seleksi itu diikuti oleh seluruh
majlis guru SMAN 1 TEMBILAHAN dan lebih kurang 5 orang guru dari sekolah lain.
6. Relokasi Gedung SMAN 1 TEMBILAHAN, merupakan jawaban tentang STATUS
SMAN 1 TEMBILAHAN berikutnya, ketika hasil keputusan rapat Dinas Pendidikan
bersama Dewan Guru yang mempertanyakan STATUS SMAN 1 TEMBILAHAN pada tanggal 10
Juli 2012 yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Bapak
H.Fauzar,S.E. Namun, kenyataannya di lapangan tidak semua perangkat dan guru
SMAN 1 TEMBILAHAN yang
dipindahkan ke lokasi baru di jalan
Pendidikan/jalan Keritang. Sehingga Guru banyak yang kekurangan jam mengajar.
Dan anehnya lagi Guru yang kekurangan jam mengajar di SMAN 1 TEMBILAHAN sebagai
pemenuhan persyaratan sertifikasi tidak diizinkan/tidak diperbolehkan mengajar
di SMAN INDRA PRAJA. Tetapi Guru yang MENGAJAR di SMAN INDRA PRAJA
diperbolehkan mengajar di SMAN 1 TEMBILAHAN sebagai guru honor. Alasan yang
berkali-kali disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Tembilahan sekaligus menjabat
sebagai Kepala Sekolah SMAN INDRA PRAJA yaitu Bapak Yusnan Arjoyo,S.Pd. adalah
karena Guru yang masih mengajar di SMAN 1 TEMBILAHAN TIDAK LULUS SELEKSI. Padahal isian tes
seleksi tersebut antara Guru yang LULUS dan yang TIDAK LULUS titik komanya saja
sama semua. Sehingga hasil tes tidak bisa dijadikan patokan kelulusan tersebut.
7. Pada saat PEMBONGKARAN GEDUNG SMAN 1 TEMBILAHAN, Dewan Guru tidak
pernah diberi tahu akan adanya pembongkaran. Sehingga pembongkaran dilaksanakan
pada saat siswa belajar efektif dan bahkan saat Ujian Nasional Kelas XII Tahun
2012 Berlangsung.
8. Berdasarkan rapat terakhir dengan kepala Dinas Pendidikan beserta
jajarannya pada Selasa, 19 Februari 2013 bertempat di Aula SMAN 1 Tembilahan,
berkali-kali dipertanyakan kembali tentang Status SMAN 1 TEMBILAHAN, jawabannya
adalah PENYATUAN SMAN 1 TEMBILAHAN KE SMAN 1 INDRA PRAJA. Namun ,kenyataannya
di lapangan Guru-guru SMAN 1 TEMBILAHAN tidak dilibatkan dalam rapat pada
Jumat,21 Juni 2013 yang lalu. Bahkan saat pelaksanaan P2DB TP 2013/2014 ini
tidak satupun guru-guru SMAN 1 TEMBILAHAN yang dilibatkan.
9. Namun, sampai saat ini berdasarkan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) yang
mana setiap Sekolah harus Mendata Keberadaan Status Sekolah ke Pusat, ternyata
SMAN 1 TEMBILAHAN masih TERDAFTAR SECARA SYAH dengan Nomor Pokok Sekolah
Nasional (NPSN) 10402071 dan Nomor Statistik Sekolah (NSS) 301.09.05.04.001
sampai saat sekarang. Tetapi mengapa SMAN 1 TEMBILAHAN tidak diizinkan
melaksanakan P2DB?
SMAN 1 TEMBILAHAN yang jelas-jelas
keberadaannya sudah SYAH secara HUKUM tetapi mau ditiadakan/dihilangkan.
Anehnya Sekolah baru didirikan, ada apa dengan semua ini? Kalau hal ini
dibiarkan berlarut-larut, akan banyak jatuh korban Guru-guru,Tata Usaha, dan
Siswa SMAN 1 Tembilahan mau di kemanakan ?
10. Jumat, 21 Juni 2013 SMAN 2 Tembilahan Rapat tentang kenaikan kelas
dan penerimaan siswa baru TP 2013/2014 dari pukul 12.00 – 12.45 WIB, dengan 22
Orang Guru SMAN 1 Tembilahan yang sudah di SK-kan ke SMAN 2 Tembilahan, yang
langsung dipimpin oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Tembilahan Bapak SYAIFUL KELANA ( Sekaligus Menjabat KABID
DIKMENTI DINAS PENDIDIKAN INHIL ).
11.Di hari yang sama Jumat, 21 Juni 2013 SMAN 1 INDRA PRAJA juga
melaksanakan rapat dari pukul 14.30-18.00 WIB yang dipimpin langsung oleh KEPALA
SEKOLAH SMAN 1 INDRA PRAJA SEKALIGUS KEPALA SEKOLAH SMAN 1 TEMBILAHAN BAPAK YUSNAN ARJOYO,S.PD. Namun, guru-guru SMAN 1
Tembilahan TIDAK DILIBATKAN sama sekali, padahal waktu rapat terakhir dengan
Kepala Dinas Pendidikan Beserta Jajarannya
pada Selasa, 19 Februari 2013 bertempat di AULA SMAN 1 TEMBILAHAN. SUDAH
DITETAPKAN PENYATUAN ANTARA SMAN 1 TEMBILAHAN KE SMAN 1 INDRA PRAJA.
12. Maklumat Kepala Sekolah SMAN 1 TEMBILAHAN Yakni Bapak Yusnan
Arjoyo,S.Pd. pada pagi Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 09.45 WIB menyampaikan bahwa
Siswa yang baru naik kelas XII di SMAN 1 TEMBILAHAN ada 5 lokal, untuk Tahun
Ajaran Baru nanti ( 2013/2014) akan dipindahkan ke SMAN 1 INDRA PRAJA. Namun,
hampir seluruh siswa merasa keberatan untuk dipindahkan ke SMAN 1 INDRA PRAJA
tersebut. Tetapi untuk Dewan Guru dan Tata Usaha yang masih tinggal di SMAN 1
TEMBILAHAN, sama sekali tidak diberitahu mau dikemanakan.
13. Hasilnya untuk TAHUN KE-3 TP 2013/2014 SMAN 1 TEMBILAHAN KEMBALI TIDAK
DIBENARKAN UNTUK MENERIMA PESERTA DIDIK BARU. Inilah KEBIJAKAN PENGUASA yang SEAKAN-AKAN
MAU MENGHILANGKAN NAMA SMAN 1 TEMBILAHAN DI BUMI INDONESIA INI DAN INDRAGIRI
HILIR PADA KHUSUSNYA.
14. Maka pada SENIN,
22 JULI 2013 PUKUL 09.30 WIB SELURUH SISWA SMAN 1 TEMBILAHAN MENGADAKAN
DEMONSTRASI PERTAMA KE DINAS PENDIDIKAN,
BUPATI, DAN DPRD INHIL DENGAN AGENDA TUNTUTAN SEBAGAIMANA TERLAMPIR.
15. Sembilan Tuntutan Demonstrasi
Pertama TIDAK
KUNJUNG ADA REALISASINYA OLEH PIHAK DPRD INHIL, maka pada HARI SELASA, 30 JULI
2013 KEMBALI SISWA SMAN 1 TEMBILAHAN BERSAMA ALUMNI DAN MASYARAKAT PEDULI SMAN
1 TEMBILAHAN MENGADAKAN DEMONSTRASI KE DINAS PENDIDIKAN DAN DPRD INHIL.
HASILNYA 3 TUNTUTAN DALAM SURAT
PERNYATAAN SEBAGAIMANA TERLAMPIR.
III.
Tujuan
Akhir
Atas Dasar Masih Diakuinya Secara Syah dan Hukum keberadaan SMAN 1
TEMBILAHAN dalam daftar Paket Aplikasi Sekolah (PAS) di Pusat, maka Kami
Seluruh Dewan Guru,Tata Usaha,dan Siswa yang Berada di SMAN 1 TEMBILAHAN,
menuntut agar keberadaan SMAN 1 TEMBILAHAN tetap ada di Bumi Indonesia tercinta
ini, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.
Alhamdulillah, semenjak tanggal, 31 desember
2013 SK,Kpts. 490/XII/HK-2013
TENTANG PENETAPAN PERUBAHAN NAMA
SEKOLAH NEGERI SMAN 1 INDRAPRAJA TEMBILAHAN MENJADI SMAN 1 TEMBILAHAN
KABUPATEN INDRAGIRI HILIRPENGGABUNGAN ANTARA SMAN 1 TEMBILAHAN DENGAN SMAN 1
INDRA PRAJA SUDAH KELUAR DAN DITANDATANGANI OLEH BUPATI INHIL YANG BARU BAPAK
DRS.H.M.WARDAN,MP. HAL INI SEBAGAI TITIK PENCERAHAN BAGI KAMI YANG SELAMA TIGA
TAHUN INI DIZOLIMI. Namun, yang perlu Bapak Ketahui Sampai Hari Ini kami Gedung
Masih Berstatus MENUMPANG di GEDUNG ISLAMIC SENTER , karena GEDUNG SMAN 1 TEMBILAHAN YANG BERADA DI JALAN
PENDIDIKAN NO.2 SUDAH DIHANCUKAN DAN DIBANGUN GEDUNG UNISI. SAMPAI SAAT INI,
KAMI TIDAK BOLEH BERBUAT APA-APA DI GEDUNG YANG BARU TSB, ALASANNYA BELUM ADA
SERAH TERIMA ANTARA PEMBORONG DAN PIHAK PEMDA. BAPAK, BAGAIMANA RASANYA DENGAN
SITUASI KAMI SEKARANG, SUDAHLAH KAMI TEROMBANG-AMBING SELAMA 3 TAHUN KINI
STATUS GEDUNG KAMI MENUMPANG, PADAHAL SMAN 1 TEMBILAHAN INI SUDAH BERUSIA 51
TAHUN , BAHKAN TAHUN INI SUDAH MASUK USIA 52 TAHUN. DENGAN SEGALA KERENDAHAN
HATI, KAMI BERMOHON PADA BAPAK BUPATI AGAR BERKENAN MENYEGERAKAN KEPASTIAN GEDUNG SMAN 1 TEMBILAHAN.
KEPUTUSAN BUTPATI INDRAGIRI HILIR
NOMOR : Kpts. 490/XII/HK-2013
TENTANG
PENETAPAN PERUBAHAN NAMA SEKOLAH NEGERI SMAN 1 INDRAPRAJA TEMBILAHAN MENJADI SMAN 1 TEMBILAHAN
KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Selasa, 28 Januari 2014
PERMASALAHAN TENTANG SMAN 1
TEMBILAHAN
I.
Sejarah Singkat Berdirinya SMAN
1 Tembilahan
SMP Tembilahan berdiri pada tahun
1958 yang berlokasi di Jalan H.Arief Tembilahan. Setelah pelajar SMP tersebut
menamatkan sekolahnya dan akan melanjutkan ke SMA, maka didirikanlah SMA
TEMBILAHAN pada tahun 1962 dengan Kepala Sekolah Bapak Abdullah ( Sekaligus
menjabat Kepala SMP). Kemudian, SMA
Tembilahan tersebut pada bulan
Juli 1965 menjadi SMA DWIKORA yang berlokasi di Sekolah TIONGHOA
( TK Pertiwi ) di Jalan Sutan Syarif Kasim sekarang. Setahun Kemudian yakni
1966, SMA DWIKORA memiliki gedung sendiri di jalan Semampau, dengan jumlah 4
kelas ( sekarang menjadi SDN 02 Tembilahan ). Kemudian, pada tahun 1968 SMA
DWIKORA berganti nama menjadi SMA Negeri 405 Tembilahan. Pada tahun 1972 lokasi
SMAN 405 Tembilahan pindah ke jalan Swarna Bumi dengan jumlah kelas sebanyak 3
lokal dan kepala sekolah saat itu dipimpin oleh Bapak Suparjo. Hal tersebut,
seiring dengan penegrian SMAN 405 Tembilahan dengan SK MENDIKBUD No.0371.0.1978
tertanggal 22 Desember 1978 dengan nama berubah menjadi SMAN 1 TEMBILAHAN. Pada
tahun 1982 berubah lagi namanya menjadi SMUN 1 TEMBILAHAN sesuai dengan SK
MENDIKBUD No. 298.0.1982. Setelah itu, kembali lagi dengan nama SMAN 1
TEMBILAHAN sampai saat ini. Adapun Nomor Pokok Sekolah Nasional ( NPSN ) SMAN 1
TEMBILAHAN yaitu 10402071 dan Nomor Statistik Sekolah ( NSS ) yaitu
301.09.05.04.001.
II.
Temuan dan Permasalahan
1. Tahun Pelajaran 2011/2012 SMAN 1 Tembilahan melaksanakan Penerimaan
Peserta Didik Baru (P2DB) berdasaarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Indragiri Hilir No.KPTS.153.a/DISDIK/SK/II/2011 tanggal 24 Januari
2011, tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru (P2DB) pada Sekolah
Kategori RSSN, SSN, dan RSBI, di Kabupaten Indragiri Hilir untuk Tahun
Pelajaran 2011/2012. Penerimaan tersebut membuka KELAS UNGGUL dengan SK KEPSEK
No. 044/II/KP/420 tanggal 25 Februari 2011 sebanyak 6 kelas melalui 2 kali
penerimaan. Hal ini dilaksanakan sebelum waktu P2DB berlangsung pada bulan Juni
setiap tahunnya.
2. Dalam perjalanannya, KELAS UNGGUL tersebut BERUBAH NAMA menjadi
SEKOLAH SMA UNGGULAN. Kemudian, berubah nama lagi menjadi SMA 1 INDRA PRAJA
berdasarkan SK Bupati dengan mengambil SMAN 1 TEMBILAHAN menjadi KELAS UNGGUL
dan pada saat itu SMAN 1 TEMBILAHAN tidak menerima kelas REGULER.
3. Seiring keinginan berdirinya SEKOLAH UNGGULAN tersebut, SMAN 1
TEMBILAHAN tidak menerima siswa baru lagi
yaitu semenjak TP 2011/2012. Tetapi mendirikan SMA BARU yaitu SMAN 2
TEMBILAHAN, dengan jumlah siswa hasil seleksi sebanyak 166 orang. Kemudian,
yang mendaftar ulang hanya 135 orang dan dijadikan 4 lokal. Tetapi dalam
perjalanannya, jumlah siswa yang 135 orang tadi semula adalah siswa SMAN 2
TEMBILAHAN kembali menjadi siswa SMAN 1 TEMBILAHAN tepatnya pada September 2011.
4. Tahun Pelajaran 2012/2013 SMAN 1 TEMBILAHAN tidak lagi MENERIMA
PESERTA DIDIK BARU.
5. Sebagai pemenuhan syarat SMAN INDRA PRAJA, maka Dinas Pendidikan Indragiri
Hilir melaksanakan SELEKSI GURU yang dalam PELAKSANAANNYA TIDAK MEMILIKI
KRITERIA pemilihan GURU UNGGUL tersebut. Seleksi itu diikuti oleh seluruh
majlis guru SMAN 1 TEMBILAHAN dan lebih kurang 5 orang guru dari sekolah lain.
6. Relokasi Gedung SMAN 1 TEMBILAHAN, merupakan jawaban tentang STATUS
SMAN 1 TEMBILAHAN berikutnya, ketika hasil keputusan rapat Dinas Pendidikan
bersama Dewan Guru yang mempertanyakan STATUS SMAN 1 TEMBILAHAN pada tanggal 10
Juli 2012 yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Bapak
H.Fauzar,S.E. Namun, kenyataannya di lapangan tidak semua perangkat dan guru
SMAN 1 TEMBILAHAN yang
dipindahkan ke lokasi baru di jalan
Pendidikan/jalan Keritang. Sehingga Guru banyak yang kekurangan jam mengajar.
Dan anehnya lagi Guru yang kekurangan jam mengajar di SMAN 1 TEMBILAHAN sebagai
pemenuhan persyaratan sertifikasi tidak diizinkan/tidak diperbolehkan mengajar
di SMAN INDRA PRAJA. Tetapi Guru yang MENGAJAR di SMAN INDRA PRAJA
diperbolehkan mengajar di SMAN 1 TEMBILAHAN sebagai guru honor. Alasan yang
berkali-kali disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Tembilahan sekaligus menjabat
sebagai Kepala Sekolah SMAN INDRA PRAJA yaitu Bapak Yusnan Arjoyo,S.Pd. adalah
karena Guru yang masih mengajar di SMAN 1 TEMBILAHAN TIDAK LULUS SELEKSI. Padahal isian tes
seleksi tersebut antara Guru yang LULUS dan yang TIDAK LULUS titik komanya saja
sama semua. Sehingga hasil tes tidak bisa dijadikan patokan kelulusan tersebut.
7. Pada saat PEMBONGKARAN GEDUNG SMAN 1 TEMBILAHAN, Dewan Guru tidak
pernah diberi tahu akan adanya pembongkaran. Sehingga pembongkaran dilaksanakan
pada saat siswa belajar efektif dan bahkan saat Ujian Nasional Kelas XII Tahun
2012 Berlangsung.
8. Berdasarkan rapat terakhir dengan kepala Dinas Pendidikan beserta
jajarannya pada Selasa, 19 Februari 2013 bertempat di Aula SMAN 1 Tembilahan,
berkali-kali dipertanyakan kembali tentang Status SMAN 1 TEMBILAHAN, jawabannya
adalah PENYATUAN SMAN 1 TEMBILAHAN KE SMAN 1 INDRA PRAJA. Namun ,kenyataannya
di lapangan Guru-guru SMAN 1 TEMBILAHAN tidak dilibatkan dalam rapat pada
Jumat,21 Juni 2013 yang lalu. Bahkan saat pelaksanaan P2DB TP 2013/2014 ini
tidak satupun guru-guru SMAN 1 TEMBILAHAN yang dilibatkan.
9. Namun, sampai saat ini berdasarkan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) yang
mana setiap Sekolah harus Mendata Keberadaan Status Sekolah ke Pusat, ternyata
SMAN 1 TEMBILAHAN masih TERDAFTAR SECARA SYAH dengan Nomor Pokok Sekolah
Nasional (NPSN) 10402071 dan Nomor Statistik Sekolah (NSS) 301.09.05.04.001
sampai saat sekarang. Tetapi mengapa SMAN 1 TEMBILAHAN tidak diizinkan
melaksanakan P2DB?
SMAN 1 TEMBILAHAN yang jelas-jelas
keberadaannya sudah SYAH secara HUKUM tetapi mau ditiadakan/dihilangkan.
Anehnya Sekolah baru didirikan, ada apa dengan semua ini? Kalau hal ini
dibiarkan berlarut-larut, akan banyak jatuh korban Guru-guru,Tata Usaha, dan
Siswa SMAN 1 Tembilahan mau di kemanakan ?
10. Maklumat Kepala Sekolah SMAN 1 TEMBILAHAN Yakni Bapak Yusnan
Arjoyo,S.Pd. pada pagi Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 09.45 WIB menyampaikan bahwa
Siswa yang baru naik kelas XII di SMAN 1 TEMBILAHAN ada 5 lokal, untuk Tahun
Ajaran Baru nanti ( 2013/2014) akan dipindahkan ke SMAN 1 INDRA PRAJA. Namun,
hampir seluruh siswa merasa keberatan untuk dipindahkan ke SMAN 1 INDRA PRAJA
tersebut. Tetapi untuk Dewan Guru dan Tata Usaha yang masih tinggal di SMAN 1
TEMBILAHAN, sama sekali tidak diberitahu mau dikemanakan.
III.
Tujuan Akhir
Atas
Dasar Masih Diakuinya Secara Syah dan Hukum keberadaan SMAN 1 TEMBILAHAN dalam
daftar Paket Aplikasi Sekolah (PAS) di Pusat, maka Kami Seluruh Dewan Guru,Tata
Usaha,dan Siswa yang Berada di SMAN 1 TEMBILAHAN, menuntut agar keberadaan SMAN
1 TEMBILAHAN tetap ada di Bumi Indonesia tercinta ini.
Langganan:
Postingan (Atom)













































.jpg)
.jpg)




+(FILEminimizer).jpg)
+(FILEminimizer).png)














